click this to be awesome person

Sunday, 24 July 2011

Belajar Dari Alam

Langit yang cerah tidak selamanya indah. 
Ketika ia tiba-tiba mendung, seluruh hidupan mula mencari tempat berlindung. 
Lalu hujan turun. 
Petir dan guruh bergempita. 
Anak-anak kecil berteriak. 
Petani mengeluh. 
Nelayan mendengus. 
Hujan yang turun tiada isyarat. 
Ia turun sesukanya. 
Tiada panggilan tiada sahutan. 
Ramai yang hiba. 
Sedikit yang suka. 
Namun, sejurus selepas hujan yang tidak dipinta itu berhenti, bertunaslah benih yang kecil. 
Basahlah bumi yang kering. 
Mengalirlah sungai yang mati. 
Semua hidupan jadi suka. 
Semua hidupan beroleh laba.
Begitulah resmi hidup kita di dunia. 
Ujian hadir tiada diundang. 
Ia datang sesukanya. 
Ketika itulah kita rasa sedih dan berduka. 
Namun, tatkala ia pergi, barulah kita sedar bahawa ia hadhir untuk mematangkan kita. Ia hadir untuk mendewasakan kita. 
Ia menjadikan kita insan yang bersyukur. 
Sebagaimana hujan yang pasti kan berhenti bila sampai masanya, begitulah juga dugaan yang pasti kan pergi bila sampai waktunya.
Namun... 
RUGILAH BAGI MEREKA YANG TIDAK BANGKIT DARI UJIAN ILAHI..
Doa ketika hujan: "Allahumma soyyiban naafi'aa"
Doa mendengar petir: "Subhanallazi yusabbihur-ra'du bihamdihi wal-malaikatu min khifatihi"


^izzah_fendi^

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails